Harga Kelinci Lokal dan Cara Perawatannya

Harga Kelinci Lokal dan Cara Perawatannya

Kelinci lokal ini mempunyai nama latin (Lepus Nigricollis), kelinci ini juga mulai datang ke pulau jawa dan di perkenalkan sekitar tahun 1835 oleh orang belanda. Semakin bertambahnya tahun, kelinci ini malah banyak dijadikan sebagai salah satu kelinci peliharaan oleh orang Indonesia. Sementara itu, kelinci ini juga mempunyai harga yang relatif murah jika di bandingkan dengan jenis kelinci lain.

Sesuai dengan namanya, habitat kelinci ini telah banyak ditemukan di pulau jawa khusunya di daerah Jawa Barat. Walau termasuk jenis kelinci yang bertubuh kecil, ketika dewasa panjang tubuhnya ini dapat mencapai 40 cm dan seberat 6 kg. Kelinci Jawa ini juga dapat mempertahankan hidupnya selama kurang lebih 5 sampai 10 tahun dengan 6 sampai 8 ekor setiap melahirkan anak. Kelinci Jawa ini termasuk hewan yang tahan dengan cuaca dan iklim tropis. Oleh karena itu, jenis kelinci ini sangat cocok hidup di Indonesia dan sangat mudah untuk dikembangbiakkan.

Apa Itu Kelinci Lokal?

Harga Kelinci Lokal dan Cara PerawatannyaKelinci lokal merupakan salah satu jenis kelinci yang berasal dari Negara sendiri khususnya di Indonesia dengan memiliki bentuk yang tidak kalah cantik. Sehingga jenis lokal ini tentunya akan mempunyai harga yang dapat dibilang sangat terjangkau. Hewan mamalia ini juga telah masuk ke dalam jajaran hewan peliharaan yang sangat favorit.

Baca Juga :  Harga Spooring Balancing Pada Mobil

Jenis lokal ini mempunyai perkembangbiakan yang cukup pesat dan juga beberapa jenis lokal ini telah terkenal menjadi lokal Jawa. Karena hewan yang identik dengan telinga panjang serta adanya bulu halus ini dapat hidup di dalam iklim tropis. Oleh karena itu, cukup mudah jika diternakkan dan penggunaannya juga dapat sebagai hewan penghasil daging.

Ciri Ciri Kelinci Lokal

Kelinci lokal mempunyai ciri ciri yaitu corak kulit dengan warna kelabu kehitaman, atau putih, dan juga bisa berwarna coklat. Hal ini, tergantung dari gen warna pada indukannya. Hewan ini mempunyai bulu yang pendek. Selain itu, kelinci ini juga dapat bertahan hidup sekitar 5 sampai dengan 10 tahun.

Ukuran kelinci ini juga lumayan besar, karena untuk ukuran dewasa berat badannya dapat mencapai 6-7 kg. Hal ini dapat membuat kelinci menjadi sering di manfaatkan dagingnya untuk dijadikan sebuah olahan makanan. Seperti diantaranya sate kelinci, rica- rica, mie kelinci, dan masih banyak lagi. Sementara itu, daging kelinci ini juga memiliki manfaat yang sangat bagus bagi tubuh.

Baca Juga :  Harga Mobil Forklift Terbaru 2022

Cara Perawatan

Harga Kelinci Lokal dan Cara PerawatannyaDalam perawatan kelinci ini sangat mudah. Anda harus memperhatikan pemberian makan serta kebersihannya. Sementara itu, untuk pemberian makan Anda dapat memberikan makanan seperti wortel, bekatul, rumput, sawi, kangkung dan buah atau dengan pelet kelinci. Memberikan makanan pada kelinci jenis ini jangan asal asalan. Karena hal tersebut dapat mengakibatkan kelinci Anda akan terkena gangguan pencernaan, dan jika di biarkan maka kelinci tersebut akan mati.

Jika Anda mau memberikan makan yang mempunyai kadar air yang tinggi, sebaiknya dijemur terlebih dahulu. Penjemuran ini bertujuan agar kadar air pada makanan kelinci akan menurun.

Anda bisa menggunaan air yang matang, kemudian jika airnya sudah kotor segeralah lakukan penggantian air. Membersihkan kandang kelinci juga sebaiknya harus rutin, atau bisa membersihkan paling lama minimal 2 hari sekali. Hal ini bertujuan agar kotoran kelinci tidak akan menempel di tubuhnya, dan agar kelinci juga terhindar dari virus scabies.

Perkembangbiakan Kelinci Lokal

Perkembangbiakan Kelinci Jawa atau Kelinci Lokal ini baru dapat dikawinkan setelah umur 5 sampai 6 bulan. Setelah diketahui adanya tanda–tanda birahi pada betinanya, seperti nafsu makan berkurang, sering menggosok-gosokkan bagian dagunya pada dinding atau tempat datar lainnya, gelisah. Dan hal yang paling menonjol adalah pada saat ia tidak menghindar ketika didekatkan dengan kelinci pejantan. Proses kawin ini akan dilakukan dengan memasukkan betina kedalam kandang kelinci jantan, dan jangan sebaliknya. Masa hamil kelinci betina ini sekitar 29 – 33 hari. Kelinci betina akan dipindahkan kedalam kendang yang terdapat kotak tempat beranak pada saat 5 hari menjelang akan melahirkan anak – anaknya.

Baca Juga :  Harga Sewa Bus Pariwisata Jogja, Yuk Pesan Sekarang !

Cara Budidaya

Harga Kelinci Lokal dan Cara PerawatannyaJenis hewan peliharaan ini memiliki tingkat produksi yang cukup tinggi sampai hingga membuat cukup pas untuk dibudidayakan. Oleh karena itu, untuk memulai membudidayakannya peternak harus menyiapkan terlebih dahulu beberapa kebutuhan atau peralatan serta lainnya seperti lokasi lahan, lahan,  jenis kandang serta pemberian jenis pakan yang tepat.

Kelinci lokal ini merupakan salah satu jenis hewan pedaging yang cukup mudah untuk di ternakkan. Karena jenis ini sudah terbiasa beradaptasi dengan iklim tropis. Sementara itu, harga jualnya juga bisa relatif lebih mahal jika para peternak melakukan perawatan yang tepat agar kualitas kesehatan kelinci dapat tetap terjaga.

Penggunaan jenis kandang juga cukup penting untuk diperhatikan yang biasanya 2 tipe kandang ini banyak digunakan oleh para peternak senior. Peternak senior tersebut diantaranya yaitu tipe kandang yang tertutup (individu) dan juga kandang massal. Serta untuk pembuatan kandang tertutup atau dapat disebut dengan jenis kandang individu atau tertutup dapat menggunakan kawat besi.

Nah jika menggunakan jenis kandang yang massal, Anda harus menggunakan lahan yang cukup luas dan tidak lupa untuk memberikan pelindung pada bagian sisi-sisinya. Pembudidayaan yang sukses akan dipengaruhi oleh indukan yang unggul sampai dalam pemilihan indukan yang cukup penting. Karena untuk menghasilkan anakan yang berkualitas tinggi dari kelinci lokal atau jawa bahkan anak yang akan dihasilkan jauh lebih unggul daripada indukannya jika perkawinan menggunakan indukan yang unggul.

Baca Juga :  Penyebab Mata Minus dan Harga Lensa Kaca Mata Minus Terbaik

Pakan Kelinci Lokal

Harga Kelinci Lokal dan Cara PerawatannyaPakan yang dapat diberikan pada jenis hewan mamalia bertelinga panjang ini harus yang mempunyai mutu dan kualitas yang baik.

Penggunaan jenis pakan sayuran juga bisa, namun jangan terlalu banyak. Sementara itu, dapat memberikan nutrisi tambahan dari sayuran tersebut dengan cara dikeringkan terlebih dahulu. Selain itu, tidak lupa untuk memberikan konsentrat tapi ukuran penggunaannya juga harus diperhatikan dengan tepat pada saat berumur 4 bulan.

Berikan jenis pakan pendamping seperti contoh beberapa biji-bijian dan umbi-umbian atau pun pelet dengan adanya kualitas tinggi. Serta untuk menambahkannya konsentrat atau rumput awetan biasa yang disebut hay. Hay ini mengandung kandungan serat yang cukup tinggi. Sehingga dapat membantu kelinci ini dalam menghindari penyakit hairball pada ususnya.

Harga Kelinci Lokal

Harga Kelinci Lokal hanya mencapai Rp.120.000 hingga Rp.150.000 sepasang. Untuk kelinci biasa dibanderol dengan harga Rp.100.000. Sama halnya dengan kelinci Australia, harga kelinci lokal ini tergantung dengan bentuk fisik kelinci lokal tersebut. Kelinci yang terawat tentu akan mempunyai harga yang lebih mahal.

Baca Juga :  Harga Nmax 2020 dan Spesifikasi Lengkap Terbaru

Sementara itu akan lebih baik jika Anda terlebih dahulu untuk menanyakan apakah kelinci tersebut sudah pernah beranak atau belum. Disarankan untuk membeli kelinci dari peternakan, karena perawatan hewan pada peternakan akan cenderung lebih intensif. Harga anak kelinci lokal yang berusia 2 bulan sampai 3 bulan mencapai Rp.25.000 sampai hingga Rp.35.000.

Leave a Reply

Your email address will not be published.