Tunangan, adik, dan orang tua. Ariadne kehilangan segalanya di hari itu, dan kembali ke masa 14 tahun yang lalu.
“Sial! Aku kan sedang mencoba merayumu!” begitu kata tunangannya, yang kepribadiannya jauh berbeda dengan di kehidupan sebelumnya.
“Jangan menangis, Ariadne. Kau tahu betapa cantiknya dirimu?” kata sang pangeran, yang jatuh cinta pada pandangan pertama.