Ketika Putri Philomel menemukan sebuah novel misterius yang menampilkan dirinya sebagai karakter antagonis, ia langsung mengabaikan kemiripan tersebut—tentu saja, ia mungkin sedikit manja, tetapi ia bukanlah penipu jahat yang merencanakan kehancuran kekaisaran!
Atau setidaknya begitulah pikirnya, hingga peristiwa yang tertulis di dalam buku itu mulai menjadi kenyataan satu per satu. Ia pun terpaksa mengakui kebenaran pahit bahwa buku itu tidak berbohong; dirinya memang persis seperti apa yang digambarkan dalam cerita—seorang putri palsu. Sejak saat itulah, dimulailah perjuangan putus asanya untuk mengubah masa depan dan menghindari takdir mengerikan yang harus ia derita di dalam buku tersebut!







