Dikhianati oleh suaminya dari Klan Namgung hingga seluruh keluarganya habis dibantai, Tang So-hwa membalas dendam dengan cara paling kejam: menyebarkan racun maut yang menyapu bersih musuh-musuhnya dalam semalam. Mengira kematian akan mengakhiri penderitaannya, sang Maestro Racun ini malah terbangun di tubuh mudanya yang berusia 17 tahun, jauh sebelum tragedi itu terjadi. Berada di masa keemasan Klan Tang Sichuan, So-hwa bersumpah tidak akan mengulangi kesalahan yang sama. Persetan dengan kedamaian dunia persilatan (Central Plains) atau sumpah setia pada Aliansi Murim. Berbekal pengetahuan masa depan dan racun paling mematikan, fokusnya kini hanya satu: melindungi keluarganya dan menghancurkan siapa pun yang berani mengusik mereka!







